E-KTP yang tak kunjung jadi

Facebook Twitter Google Plus Whatsapp

sudah 1 tahun lebih E-KTP a/n Andi Setia Budi NIK 3275071011000014 belum jadi, sedangkan tetangga saya proses E-KTP 2 hari sudah langsung jadi, bagaimana ini kok yang lama malah belum jadi?

  • Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

    Dera sdr widi, ktp yg bersangkutan sudah tercetak dan sudah di pamor kelurahan, silahkan menghubungi pamor kelurahan. Terimakasih

    2019-04-22 16:03:07

  • Pradetya Kurnianto

    Nama Warga : - Pradetya Kurnianto NIK : 3515182812890003 - Novita Eka Diyandari NIK : 3275094811890020 Keluhan : - E-KTP TIDAK KUNJUNG TERBIT dengan alasan dari pihak Disdukcapil : Blanko E-KTP belum ada. - Pada proses pengajuan revisi KK (Kartu Keluarga) terjadi salah input oleh petugas Disdukcapil sehingga sampai dengan saat ini KK tidak dapat terbit sesuai dengan tanggal yang dijanjikan oleh petugas Kronologi : 1. Nopember 2016 Warga mengajukan permohonan pembuatan kartu keluarga baru lengkap beserta e-KTP pindahan dari Sidoarjo 2. 11 Nopember 2016 Kartu Keluarga berhasil terbit, namun ada kesalahan input data pada nama istri seharusnya “Novita Eka Diyandari” (Diyandari tanpa spasi), namun tercetak dengan nama “Novita Eka Diyan Dari” (dengan spasi). Kami kembali mengajukan permohonan revisi nama namun tidak pernah ada kabar hingga akhir th 2016. Untuk e-KTP, sejak 11 Nopember 2016 sudah terinfokan bahwa “Blanko E-KTP HABIS”, sehingga e-KTP tersebut tidak dapat dicetak. Selanjutnya kami mendatangi Kantor Kecamatan untuk pencetakan Surat Keterangan / RESI yang baru. Namun pihak kecamatan menolak dengan alasan untuk penerbitan E-KTP dilaksanakan di Disdukcapil dan disamping itu blanko E-KTP tidak tersedia (habis). 3. 06 September 2018 Dikarenakan Surat Keterangan / Resi telah habis masa berlakunya, maka Warga mengajukan permohonan pembuatan Surat Keterangan / Resi yang baru mengingat hingga 06 September 2018 blanko e-KTP masih dinyatakan belum tersedia. 4. April 2019 Kami mengajukan perubahan Kartu Keluarga (KK) untuk merevisi nama lengkap warga dari “Novita Eka Diyan Dari” (Diyan Dari dengan Spasi) menjadi “Novita Eka Diyandari” (tanpa spasi) dan dijanjikan KK tersebut akan terbit pada 29 April 2019. 5. 29 April 2019 Kami kembali ke Unit Layanan Publik Transmart Pondok Gede dengan harapan sertifikat Kartu Keluarga (KK) sudah jadi. Namun saat warga tiba di tempat layanan public dimaksud, diinfokan oleh petugas bahwa Blanko KK sedang habis sehingga tidak dapat dilakukan pencetakan Kartu Keluarga dimaksud dan dijanjikan akan terbit pada tanggal 06 Mei 2019. 6. 06 Mei 2019 Kami kembali ke Unit Layanan Publik Transmart Pondok Gede dengan harapan sertifikat Kartu Keluarga (KK) sudah jadi. Namun saat warga tiba di tempat layanan public dimaksud, diinfokan oleh petugas bahwa Blanko KK masih habis sehingga tidak dapat dilakukan pencetakan Kartu Keluarga dimaksud dan dijanjikan akan terbit pada tanggal 25 Mei 2019. Kami juga kembali mengajukan permohonan penerbitan e-KTP untuk suami dan istri (untuk kesekian kalinya dengan detail di atas), namun tetap diinfokan bahwa blanko e-KTP masih TIDAK TERSEDIA / belum ada juga dan petugas menyarankan untuk menaruh copy berkas Resi / Surat Keterangan dari Camat dan KK yang lama sebagai dasar permohonan penerbitan e-KTP dan dijanjikan akan selesai / terbit / bisa diambil pada tanggal 25 Mei 2019. Dikarenakan masa berlaku dari Resi / Surat Keterangan milik kami telah habis, maka kami berinisiatif untuk minta RESI / Surat Keterangan (utk kesekian kalinya) ke Kecamatan Jatiasih. Saat ditanyakan kepada petugas kecamatan Jatiasih terkait apakah bisa dilakukan pencetakan eKTP di Kecamatan Jatiasih, petugas memberikan jawaban bahwa e-KTP kami TIDAK BISA dicetak di Kecamatan Jatiasih karena Kecamatan hanya memfasilitasi penerbitan e-KTP yang baru pertama kali terbit, sedangkan eKTP kami dulu sudah pernah terbit di kecamatan domisili kami sebelumnya namun harus dipotong/dimusnahkan mengingat kami ada perubahan status dari Belum Kawin menjadi Kawin dan pindah domisili dari kota lain. Petugas menginfokan bahwa e-KTP kami hanya dapat diterbitkan oleh Disdukcapil Unit Layanan Publik Transmart Pondok Gede. 7. 12 Juni 2019 (jauh melewati tanggal yang dijanjikan Petugas) Kami kembali ke Unit Layanan Publik Transmart Pondok Gede dengan harapan sertifikat Kartu Keluarga (KK) beserta e-KTP sudah jadi. Namun saat warga tiba di tempat layanan public dimaksud, diinfokan oleh petugas bahwa : - Untuk KK (Kartu Keluarga) terjadi kesalahan Input Data oleh petugas Disdukcapil pada Status Perkawinang yang seharusnya “KAWIN” ditulis “BELUM KAWIN”, sehingga kami harus menunggu lagi dan dijanjikan KK akan terbit keesokan harinya. Hal ini sangat merugikan bagi kami yang bekerja dan sulit mendapatkan cuti mengingat harus meluangkan waktu khusus hanya untuk pengurusan dokumen kependudukan ini serta di hari Sabtu unit layanan public hanya buka hingga pk 11.00 WIB sedangkan kami juga kerja setengah hari. - Untuk e-KTP, diinfokan oleh petugas bahwa Blanko-nya MASIH HABIS sehingga tidak dapat dilakukan pencetakan e-KTP dimaksud dan (lebih parahnya lagi) petugas sudah tidak berani menjanjikan lagi kapan kira2 e-KTP kami akan terbit. Saran / Masukan : Mengacu kronologi di atas, kami sebagai rakyat jelata dan Warga Kota Bekasi memberikan masukan agar Surat Keterangan dari kecamatan sebagai dokumen pengganti e-KTP yang oleh para petugas Kecamatan dan Disdukcapil Kota Bekasi disebut dengan istilah “RESI” (yang memiliki nomor resmi) agar digunakan sebagai PERMOHONAN RESMI dari Warga untuk melakukan pencetakan e-KTP. Sehingga, keluhan warga terkait isu ketersediaan blanko e-KTP di Kecamatan maupun Disdukcapil (tersedia / habis) dapat terminimalisir, mengingat sejatinya istilah “RESI” haruslah menggambarkan sesuatu yang dapat di-trace. Nomor RESI tersebut seharusnya dapat diintegrasikan dengan system antrian dalam database Disdukcapil sehingga bagi warga yang sudah memiliki RESI akan otomatis tercetak e-KTP nya sesuai nomor urut / antrian sehingga e-KTP warga “PASTI TERCETAK” tanpa perlu menunggu hingga kurun waktu “TAHUNAN” serta tanpa adanya isu "Warga TIDAK TERINFOKAN terkait ketersediaan Blanko e-KTP di disdukcapil". Di sisi lain, harapan kami agar system pencatatan / antrian cetak e-KTP ini dapat bersifat transparan dalam website resmi Kota Bekasi sehingga warga dapat melakukan tracking sendiri dan niscaya “GOOD CORPORATE GOVERNANCE” dapat terwujud. Saran / masukan ini sudah kami ajukan dan sampaikan kepada petugas Disdukcapil pada Unit Layanan Publik Transmart Pondok Gede per hari ini tgl. 12 Juni 2019, namun feedback yang disampaikan oleh Petugas kami rasa kurang pas dengan jawaban “untuk saran tersebut Bapak dapat sampaikan kepada Kemendagri selaku pembuat kebijakan. Mengingat kami yang bertugas ini hanyalah PELAKSANA KEBIJAKAN”. Menurut saya feedback tersebut kurang pas, mengingat saran/masukan ini bersifat membangun dan seharusnya dapat digunakan sebagai usaha perbaikan / initiative improvement dan menurut saya, usulan initiative improvement itu bisa datang dari mana saja dan diusulkan oleh siapa saja tidak harus oleh pembuat kebijakan demi kepentingan dan kebaikan bersama. Demikian Kronologi ini kami buat dalam keadaan sadar dan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun guna kebaikan bersama Kota Bekasi tercinta. Salam, Pradetya Kurnianto

    2019-06-13 00:43:58
  • Danar Ramadhan

    saya baru buka web dari pemkot bekasi, jika abang bersedia pada hari minggu besok 14 april 2019 silahkan datangbke kantor kecamatan tempat domisili untuk melakukan perekaman E-KTP.

    2019-04-12 11:30:50
  • Budi Ikhsan

    Yang sabar pak

    2019-04-08 20:14:46
  • azwar anas

    b

    2019-04-07 13:24:15